Lokakarya
Fakultas Kehutanan UNTAD Lakukan Kunjungan Best Practice Pencapaian IKU ke Fakultas Pertanian UNRAM
Mataram — Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako (UNTAD) melaksanakan kunjungan best practice ke Fakultas Pertanian Universitas Mataram (UNRAM) dalam rangka peningkatan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 3 November, bertempat di Ruang Dekan Lantai 2 Fakultas Pertanian UNRAM, mulai pukul 09.00 WITA.
Rombongan Fakultas Kehutanan UNTAD dipimpin langsung oleh Dekan, Prof. Dr. Ir. Golar, S.Hut., M.Si., dan diterima secara resmi oleh Dekan Fakultas Pertanian UNRAM, Dr. Bambang Dipokusumo. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kehutanan UNTAD menyampaikan terima kasih atas kesediaan Fakultas Pertanian UNRAM memfasilitasi kegiatan berbagi praktik terbaik guna mendukung peningkatan capaian IKU internal Fakultas Kehutanan UNTAD.
Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan silaturahmi, kegiatan ini turut diakhiri dengan pertukaran cinderamata antara Dekan Fakultas Kehutanan UNTAD dan Dekan Fakultas Pertanian UNRAM. Selanjutnya, Dekan Fakultas Pertanian UNRAM mengajak rombongan menuju ruang rapat untuk mengikuti sesi sharing knowledge.
Pada sesi tersebut, pemaparan terkait strategi pencapaian IKU disampaikan oleh Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, serta Kepala Tata Usaha Fakultas Pertanian UNRAM. Dr. Andi Chairil Ichsan selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni menjelaskan secara rinci mekanisme pencapaian IKU yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI), yang seluruhnya harus didukung oleh data berbasis sistem dan aplikasi resmi.
Delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang dipaparkan meliputi lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak, mahasiswa memperoleh pengalaman di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus, praktisi mengajar di dalam kampus, hasil kerja dosen dimanfaatkan oleh masyarakat atau mendapat rekognisi internasional, program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia, kelas yang kolaboratif dan partisipatif, serta program studi berstandar internasional. Seluruh IKU tersebut memiliki sistem pendataan masing-masing, seperti tracer study, PDDIKTI feeder, Simkatmawa, SISTER, Kedaireka, SINTA, hingga laporan kerja sama dan penilaian BAN-PT.
Khusus di Fakultas Pertanian UNRAM, fokus awal peningkatan diarahkan pada IKU 3, IKU 4, dan IKU 5, mengingat ketiganya memiliki baseline data yang diakui DIKTI melalui akun SISTER dosen. Pimpinan fakultas menerapkan kebijakan bahwa seluruh aktivitas dosen wajib tercatat dalam SISTER, termasuk sebagai dasar perhitungan remunerasi, sehingga mendorong dosen untuk aktif dan tertib dalam pengisian data.
Selain itu, untuk mendukung pencapaian IKU 2, Fakultas Pertanian UNRAM menerapkan strategi seleksi dan partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan serta kompetisi tingkat nasional berbasis tim, yang terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan capaian IKU program studi.
Setelah kegiatan di Fakultas Pertanian, rombongan Fakultas Kehutanan UNTAD melanjutkan kunjungan ke Unit Pengelola (UP) IKU–MBKM di Rektorat Universitas Mataram. Unit yang dibentuk secara ad-hoc ini memiliki peran strategis dalam mengawal dan mengintervensi capaian IKU di tingkat universitas. Melalui pengelolaan yang terstruktur, capaian insentif IKU UNRAM meningkat dari Rp3,85 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp5,68 miliar pada tahun 2022.
Strategi utama UP IKU–MBKM UNRAM antara lain pelaksanaan pertemuan rutin triwulanan yang melibatkan seluruh dekan untuk mempresentasikan capaian IKU masing-masing fakultas, serta pemberian insentif tahunan kepada program studi berdasarkan tingkat ketercapaian IKU. Dukungan penuh pimpinan universitas menjadi faktor kunci keberhasilan peningkatan kinerja tersebut.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi Fakultas Kehutanan UNTAD dalam merumuskan kebijakan dan langkah konkret peningkatan capaian IKU secara berkelanjutan.